Minggu, 25 Desember 2022

Perjalanan Pendidikan Nasional

Filosofi Pendidikan Indonesia

Oleh: Nurul Syafriah


    Konsep pendidikan yang pernah berjalan di Indonesia sudah mengalami banyak perubahan. Sejak zaman penjajahan, pendidikan hanya menjadi media bagi penjajah untuk mencapai tujuan dan ideologi kolonial mereka, mulai dari Portugis yang ingin menyebarkan agama Nasrani, Belanda yang ingin menguasai kepulauan Indonesia dan memonopoli usaha dagangnya, hingga Jepang yang hanya ingin memperkuat pertahanan mereka dalam peperangan. Semua alasan itu menjadikan rakyat Indonesia sebagai korban dari mimpi-mimpi dan cita-cita mereka. Tak pantas sekali membunuh kemerdekaan setiap individu hanya demi tercapainya tujuan yang tidak pernah disepakati bersama. Hingga muncul pergerakan pendidikan yang dilakukan oleh para pejuang pendidikan nasional. Pemberontakan mereka terhadap konsep pendidikan kolonial diwujudkan dengan membentuk lembaga pendidikan yang mendukung tercapainya cita-cita nasional, seperti Kweekschool yang didirikan oleh Bung Tomo, Muhammadiyah yang didirikan oleh K.H. Ahmad Dahlan, perkumpulan pemuda oleh Trikoro Dharmo, R.A. Kartini yang memperjuangkan hak perempuan, Dewi Sartika yang mendirikan Sakola Istri, sampai titik puncaknya ketika Ki Hajar Dewantara mendirikan Taman Siswa.


    Hingga sampai pada zaman kemerdekaan, dimulailah pembangunan konsep pendidikan di Indonesia mulai dari dasar secara lebih independen, tanpa campur tangan penjajah meskipun pada kenyataannya masih ada sistem kolonial yang terbawa ke dalam proses pelaksanaannya. Perbaikan dan pembangunan gedung sekolah, pendidikan untuk guru, penyusunan kurikulum, manajemen dan sistem pendidikan, dan biaya untuk penyelenggaraan pendidikan menjadi hal-hal dasar yang dilakukan untuk mewujudkan pendidikan nasional. Nilai-nilai nasionalisme, sosialisme, dan agama menjadi nilai-nilai yang menjiwai berlangsungnya proses pendidikan yang ketika itu menjadi hak untuk seluruh rakyat Indonesia tanpa kecuali.


    Berlanjut ke masa orde baru yang menjadikan ekonomi sebagai tujuan utama pendidikan dengan memanfaatkan kebijakan administratif sebagai medianya. Keseragaman yang menjadi ide besar dalam kebijakan pendidikan, manajemen yang selalu terpusat tanpa mempertimbangkan keunikan setiap daerah dan unsur-unsur pendidikan yang memunculkan beberapa kritik, dan dimulainya pelatihan guru serta pendidik secara sistematis merupakan inti dari transformasi yang dilakukan pada masa ini.


    Beberapa tahun berjalan, sampailah pada masa reformasi. Pada masa ini, kebijakan pendidikan menitikberatkan pada pendidikan yang reformatif dan revolusioner, kurikulum disusun berdasarkan kompetensi yang akan dicapai, pelaksanaan pendidikan yang mewadahi keberagaman, dan anggaran pendidikan menjadi anggaran negara terbesar. Hal ini menjadi bukti bahwa Indonesia benar-benar berjuang untuk meningkatkan kualitas masyarakatnya melalui pendidikan. Konsep kurikulum, mulai dari Suplemen Kurikulum 1999 sampai Kurikulum Merdeka, terus disempurnakan hingga saat ini demi terlaksananya pendidikan yang dapat membentuk manusia-manusia merdeka secara lahir maupun batin.


Refleksi dari Perjalanan Pendidikan Nasional



PPG Prajabatan 2022 Gelombang 2
Universitas Muhammadiyah Jakarta

Kamis, 22 Desember 2022

Diferensiasi Produk



DIFERENSIASI PRODUK

KELOMPOK 3
Muhani Karinta
Nahla Malika
Nurul Syafriah
Riyan Adriyansyah
Salsabila

PPG PRAJABATAN 2022 GEL-2
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA

#PembelajaranBerdiferensiasi
#DiferensiasiProduk
#PPGPrajabatan2022
#PPGPrajabUMJ2022
 

Sabtu, 09 Februari 2013

WacanaKu



Alasan Untuk Memilih IPS
            IPS ( Ilmu Pengetahuan Sosial ) merupakan salah satu jurusan yang terdapat dijenjang SMA/sederajat. Jurusan ini mempelajari ilmu-ilmu yang berhubungan dengan sosial kemasyarakatan dan ilmu penunjang lainnya, seperti geografi, sosiologi, ekonomi, sejarah, dan sebagainya.
            Bagi kalangan SMA, jurusan IPS banyak diminati, karena sikap remaja yang suka bergaul, bereksplorasi dan berkreasi serta ciri khas dari diri individu juga sangat mendukung, termasuk Okty, ia lebih memilih belajar dikelas IPS karena ia lebih mudah dalam menghafal dibanding menghitung.
            Banyak alasan mengapa seseorang memilih jurusan IPS, kalau pendapat Okty ia masuk jurusan IPS karena keinginannya sendiri dan dukungan orang tua serta cita-citanya dibidang akuntansi dan manajemen membuka peluang besar baginya untuk bersaing didunia kerja kedepannya.
            Berdasarkan pendapat Okty diatas kita dapat menarik salah satu alasan mengapa seseorang memilih jurusan IPS, yaitu mengembangkan minat dan bakat seseorang didunia sosial.
            Okty menyatakan bahwa ia sangat senang saat pertama kali diterima dikelas IPS dan ia akan berusaha semaksimal mungkin untuk berprestasi dikelasnya dengan cara mengagendakan semua kegiatan yang dilakukannya, lebih serius dan disiplin lagi dalam belajar, karena hari ini menentukan bagaimana kita kedepannya,
            Kebanyakan siswa SMA, setelah lulus pastilah kuliah adalah target utamanya. PTN terbaikpun menjadi incarannya, tetapi ada sebagian yang lebih memilih bekerja terlebih dahulu. Kalau Okty memilih untuk melanjutkan sekolah ke perguruan tinggi dan kalau bisa sambil bekerja, karena menurutnya ia lebih bangga jika bisa kuliah dari hasil keringat sendiri. Ia pun berencana melanjutkan kuliah di STAN ( Sekolah Tinggi Akuntansi Negeri ), alasannya karena lulusan dari kampus itu sebagian besar bekerja dibidang ekonomi pemerintahan, yang ia jadikan sebagai destinasi utamanya.  
            Berita miring tentang jurusan IPS tak perlu dihiraukan, karena citra baik buruknya seseorang ada dalam dirinya sendiri, justru kita harus membuktikannya dengan melahirkan prestasi dan kreasi-kreasi baru.
            Menurut Okty, ia melakukan semua itu karena satu alasan yaitu jiwa sosial sudah menyatu dengan dirinya.
Itulah pendapat dari Okty, salah satu siswi diMAN 19 Jakarta, yang baru saja diterima dikelas X-IPS 1 tahun ajaran 2012/2013 ini.
Jadi, mulai sekarang belajarlah dengan ikhlas tanpa paksaan dan bukan faktor pujian tetapi keinginan kuat dari dalam diri untuk meraih segala sesuatu yang didambakan, teruslah berusaha karena menang/kalah bukan masalah tetapi semangat untuk meraihnya itu yang luar biasa. Dan raihlah impianmu setinggi mungkin karena ALLAH akan memberikan hasil terbaik untuk orang yang berusaha dengan baik.

~ SELESAI ~